Kasualitas
Fajarmana (2025)
Tokoh:
ANDI
BONO
LINTANG
NANDO
LINDA
USTADZAH
5
ORANG MURID
BABAK
1
SETTING
TEMPAT DEPAN KELAS DI SUATU SEKOLAH SMP. DARI SEBELAH KIRI MASUK 3 ORANG SISWA
LAKI-LAKI YANG SETENGAH BERLARI MEMBAWA BERBAGAI MACAM JAJANAN YANG TELAH
MEREKA CURI DARI KANTIN. MEREKA MASUK SEMBARI TERTAWA, MERASA BERHASIL SUDAH
MENCURI.
Andi:
Coba
liat, kamu dapet apa aja?
Bono:
Banyak
tuh, ada ciki, ada minuman, ada gorengan juga.
Lintang:
Hahaha keren banget ya kita, bisa nyuri di kantin dan
enggak ketahuan. Pesta kita ke dalem kelas ini mah.
Andi:
Eh jangan di kelas lah, enggak asik. Mending kita bolos
aja ke warung di belakang sekolah.
Bono:
Hayu lah bolos aja, daripada belajar.
Lintang:
Tapi minggu depan mau ulangan loh
weh, kalo bolos takut enggak ngerti nanti ulangannya.
Bono:
Udah nanti kita contek-contekan aja pas ulangannya.
MEREKA
HAMPIR PERGI KELUAR, NAMUN DATANG SATU ORANG MURID MEMAKAI KACAMATA DAN
MEMEGANG BUKU. MEREKA BERTIGA MENCEGAT NANDO YANG HENDAK MASUK KELAS.
Andi:
Hayo,
mau kemana kamu Nando.
Nando:
Aku mau masuk kelas, kan sebentar lagi istirahatnya
selesai.
Bono:
Udah enggak usah masuk, bolos aja yuk ke warung belakang.
Nando:
Enggak mau, nanti minggu depan kan ulangan. Aku mau
belajar.
Lintang:
Belajar mulu.
Kemaren belajar, hari ini belajar, besok belajar. Kapan istirahatnya.
Nando:
Udah ah aku mau masuk.
NANDO
HENDAK MASUK KE KELAS, NAMUN DITAHAN
OLEH ANDI, BONO DAN LINTANG. MEREKA MENCEGAT DAN MENARIK NANDO.
Andi:
Yaudah kalo kamu
enggak mau ikut, kamu harus kasih kami uang dulu buat kami jajan.
Nando:
Aku enggak ada
uang.
Bono:
Heh, bohong lagi! Itu ada pasti di kantongnya.
ANDI
DAN LINTANG MEMEGANGI TANGAN NANDO, SEDANGKAN BONO MENGGERAYANGI KANTONG NANDO.
NANDO BERONTAK SEHINGGA ANDI DAN LINTANG HENDAK MEMUKULI NANDO.
DARI
SAMPING MASUK IMAS DAN LINA. SEGERA MEREKA MELERAI KERIBUTAN ITU.
Imas:
Hei berhenti kalian
Lina:
Aku bilangin ke
ustadzah nih!
Andi:
Apasih, ikut
campur aja urusan orang. Udah sana!
Imas:
Aku liat di kantin kalian mencuri ya?!
Lintang:
Heh mulut!
Sembarangan aja.
LINTANG
HENDAK MEMUKUL IMAS YANG SELESAI BERBICARA. DATANG USTADZAH MELERAI.
Ustadzah:
Hei kalian sedang
apa?
Lina:
Itu Ustadzah,
Lintang mau mukul Imas.
Ustadzah:
Astagfirullohaladzim
Imas:
Mereka bertiga
juga mau mukulin Nando Ustadzah
Ustadzah:
Astagfirullohaladzim
Lina:
Mereka juga tadi
mencuri di kantin Ustadzah
Ustadzah:
Astagfirullohaladzim
Nando:
Mereka juga mau
bolos kelas ustadzah
Ustadzah:
Astagfirullohaladzim
Bono:
Bohong itu
ustadzah.
Andi:
Iya, semua itu
fitnah. Apa buktinya coba kami kayak begitu?
Lintang:
Iyanya, jangan
fitnah kalian. Dosa kan ustadzah kalo fitnah?
Imas:
Itu ustadzah,
mereka bawa makanan dari kantin dan enggak bayar. Aku sama Linda liat tadi di
kantin. Terus tadi juga pas kami dateng, mereka juga lagi gangguin Nando.
Ustadzah:
Benar itu Nando?
Nando:
Iya Ustadzah. Tadi
mereka ngajak bolos, terus aku nolak. Dan mereka minta uang ke aku buat bolos
dan aku mau dipukulin karena enggak ngasih uang.
Ustadzah:
Andi, Bono,
Lintang. Apa yang kalian perbuat itu semuanya hal buruk. Sangat tidak bisa
dibenarkan. Baik dari hukum sosial, negara dan agama. Allah tidak menyukai
orang yang mencuri dan berbuat kerusakan sesama manusia. Sebaiknya kalian
bertaubat, dan mengembalikan semua yang sudah kalian curi juga meminta maaf
kepada teman-teman kalian semua. Sesungguhnya Allah maha pengampun.
Andi:
Enggak bu, kami
enggak melakukan itu, apalagi mencuri. Tanya aja ke mbok Inem. Nah itu
orangnya.
ANDI
MENUNJUK KE ARAH KANAN. SEMUA ORANG MENENGOK KE SANA NAMUN TIDAK ADA SIAPAPUN.
Andi:
Ayo kabur, kabur,
kabur.
ANDI,
BONO DAN LINTANG BERLARI KELUAR PANGGUNG.
Ustadzah,
Lina, Imas, Nando serentak:
Astagfirullohaladzim
BABAK
2
HARI
PEMBAGIAN RAPOT. TERDAPAT BEBERAPA MURID, SEKITAR 8 MURID TERMASUK IMAS, LINA
DAN NANDO. SEMUANYA BERSUKA CITA KARENA MEREKA SEMUA NAIK KELAS. DIALOG-DIALOG
TERCIPTA SEJALAN DENGAN APA YANG INGIN MEREKA UCAPKAN (IMPROVE).
DATANG
ANDI, BONO DAN LINTANG DENGAN WAJAH MURAM.
Lina:
Gimana hasilnya?
Kalian naik kelas enggak?
ANDI,
BONO DAN LINTANG HANYA TERTUNDUK MALU. LALU IMAS MEREBUT RAPOT ANDI DAN
MEMBACANYA.
Imas:
Liat deh, Andi
enggak naik kelas.
SEMUA
MURID TERTAWA DAN MENGEJEK MEREKA. DATANG USTADZAH MENENANGKAN SUASANA.
Ustadzah:
Udah kalian
berhenti ngejek Andi, Bono dan Lintang. Enggak baik mengejek teman itu.
Serentak:
Maaf ustadzah.
Ustadzah:
Andi, Bono,
Lintang. Semua perbuatan di dunia ini akan mendapatkan balasannya. Kalau kalian
berbuat baik, Allah akan membalas dengan kebaikan juga. Namun jika kalian
melakukan hal yang buruk, kalian juga akan mendapatkan balasan yang buruk juga.
Maka segeralah meminta maaf dan bertobat. Allah masih sayang sama kalian,
karena membalas perbuatan kalian langsung di dunia. Karena kalau kalian dibalas
di akhirat, balasannya akan lebih berat dan kekal.
Andi:
Iya ustadzah, kami
menyesal. Kami minta maaf ya sudah nakal dan enggak nurut sama ustadzah selama
sekolah.
Bono:
Kami juga minta
maaf ya ke temen-temen kalau kami selalu nakal ke kalian, suka gangguin kalian.
Lintang:
Iya maafin ya
temen-temen. Kami janji akan jadi lebih baik ke depannya.
Ustadzah:
Sebagaimana Allah
yang maha pemaaf, kalian sebagai hambanya juga harus saling memaafkan ya. Kita
doakan semoga Andi, Bono dan Lintang bisa berubah jadi lebih baik. Dan kita
harus memberikan dukungan dan semangat ke Andi, Bono dan Lintang ya. Ayo
semuanya salaman dan menyemangati.
SEMUA
MURID BERKUMPUL KE ANDI, BONO DAN LINTANG. MEMBERIKAN SEMANGAT DAN MEMELUK
HANGAT. ANDI, BONO DAN LINTANG JUGA BERMAAFAN DENGAN SEMUA MURID.
SELESAI

Tidak ada komentar:
Posting Komentar