Selasa, 11 Agustus 2026

Naskah Teater "Kasualitas" oleh Fajarmana

 Kasualitas

Fajarmana (2025)



 

Tokoh:

ANDI

BONO

LINTANG

NANDO

LINDA

USTADZAH

5 ORANG MURID

BABAK 1

SETTING TEMPAT DEPAN KELAS DI SUATU SEKOLAH SMP. DARI SEBELAH KIRI MASUK 3 ORANG SISWA LAKI-LAKI YANG SETENGAH BERLARI MEMBAWA BERBAGAI MACAM JAJANAN YANG TELAH MEREKA CURI DARI KANTIN. MEREKA MASUK SEMBARI TERTAWA, MERASA BERHASIL SUDAH MENCURI.

Andi:

Coba liat, kamu dapet apa aja?

Bono:

Banyak tuh, ada ciki, ada minuman, ada gorengan juga.

Lintang:

            Hahaha keren banget ya kita, bisa nyuri di kantin dan enggak ketahuan. Pesta kita ke dalem kelas ini mah.

Andi:

            Eh jangan di kelas lah, enggak asik. Mending kita bolos aja ke warung di belakang sekolah.

Bono:

            Hayu lah bolos aja, daripada belajar.

Lintang:

            Tapi minggu depan mau ulangan loh weh, kalo bolos takut enggak ngerti nanti ulangannya.

Bono:

            Udah nanti kita contek-contekan aja pas ulangannya.

MEREKA HAMPIR PERGI KELUAR, NAMUN DATANG SATU ORANG MURID MEMAKAI KACAMATA DAN MEMEGANG BUKU. MEREKA BERTIGA MENCEGAT NANDO YANG HENDAK MASUK KELAS.

Andi:

Hayo, mau kemana kamu Nando.

Nando:

            Aku mau masuk kelas, kan sebentar lagi istirahatnya selesai.

Bono:

            Udah enggak usah masuk, bolos aja yuk ke warung belakang.

Nando:

            Enggak mau, nanti minggu depan kan ulangan. Aku mau belajar.

Lintang:

            Belajar mulu. Kemaren belajar, hari ini belajar, besok belajar. Kapan istirahatnya.

Nando:

            Udah ah aku mau masuk.

NANDO HENDAK MASUK  KE KELAS, NAMUN DITAHAN OLEH ANDI, BONO DAN LINTANG. MEREKA MENCEGAT DAN MENARIK NANDO.

Andi:

            Yaudah kalo kamu enggak mau ikut, kamu harus kasih kami uang dulu buat kami jajan.

Nando:

            Aku enggak ada uang.

Bono:

            Heh, bohong lagi! Itu ada pasti di kantongnya.

ANDI DAN LINTANG MEMEGANGI TANGAN NANDO, SEDANGKAN BONO MENGGERAYANGI KANTONG NANDO. NANDO BERONTAK SEHINGGA ANDI DAN LINTANG HENDAK MEMUKULI NANDO.

DARI SAMPING MASUK IMAS DAN LINA. SEGERA MEREKA MELERAI KERIBUTAN ITU.

Imas:

            Hei berhenti kalian

Lina:

            Aku bilangin ke ustadzah nih!

Andi:

            Apasih, ikut campur aja urusan orang. Udah sana!

Imas:

            Aku liat di kantin kalian mencuri ya?!

Lintang:

            Heh mulut! Sembarangan aja.

LINTANG HENDAK MEMUKUL IMAS YANG SELESAI BERBICARA. DATANG USTADZAH MELERAI.

Ustadzah:

            Hei kalian sedang apa?

Lina:

            Itu Ustadzah, Lintang mau mukul Imas.

Ustadzah:

            Astagfirullohaladzim

Imas:

            Mereka bertiga juga mau mukulin Nando Ustadzah

Ustadzah:

            Astagfirullohaladzim

Lina:

            Mereka juga tadi mencuri di kantin Ustadzah

Ustadzah:

            Astagfirullohaladzim

Nando:

            Mereka juga mau bolos kelas ustadzah

Ustadzah:

            Astagfirullohaladzim

Bono:

            Bohong itu ustadzah.

Andi:

            Iya, semua itu fitnah. Apa buktinya coba kami kayak begitu?

Lintang:

            Iyanya, jangan fitnah kalian. Dosa kan ustadzah kalo fitnah?

Imas:

            Itu ustadzah, mereka bawa makanan dari kantin dan enggak bayar. Aku sama Linda liat tadi di kantin. Terus tadi juga pas kami dateng, mereka juga lagi gangguin Nando.

Ustadzah:

            Benar itu Nando?

Nando:

            Iya Ustadzah. Tadi mereka ngajak bolos, terus aku nolak. Dan mereka minta uang ke aku buat bolos dan aku mau dipukulin karena enggak ngasih uang.

Ustadzah:

            Andi, Bono, Lintang. Apa yang kalian perbuat itu semuanya hal buruk. Sangat tidak bisa dibenarkan. Baik dari hukum sosial, negara dan agama. Allah tidak menyukai orang yang mencuri dan berbuat kerusakan sesama manusia. Sebaiknya kalian bertaubat, dan mengembalikan semua yang sudah kalian curi juga meminta maaf kepada teman-teman kalian semua. Sesungguhnya Allah maha pengampun.

Andi:

            Enggak bu, kami enggak melakukan itu, apalagi mencuri. Tanya aja ke mbok Inem. Nah itu orangnya.

ANDI MENUNJUK KE ARAH KANAN. SEMUA ORANG MENENGOK KE SANA NAMUN TIDAK ADA SIAPAPUN.

Andi:

            Ayo kabur, kabur, kabur.

ANDI, BONO DAN LINTANG BERLARI KELUAR PANGGUNG.

Ustadzah, Lina, Imas, Nando serentak:

            Astagfirullohaladzim

 

BABAK 2

HARI PEMBAGIAN RAPOT. TERDAPAT BEBERAPA MURID, SEKITAR 8 MURID TERMASUK IMAS, LINA DAN NANDO. SEMUANYA BERSUKA CITA KARENA MEREKA SEMUA NAIK KELAS. DIALOG-DIALOG TERCIPTA SEJALAN DENGAN APA YANG INGIN MEREKA UCAPKAN (IMPROVE).

DATANG ANDI, BONO DAN LINTANG DENGAN WAJAH MURAM.

Lina:

            Gimana hasilnya? Kalian naik kelas enggak?

ANDI, BONO DAN LINTANG HANYA TERTUNDUK MALU. LALU IMAS MEREBUT RAPOT ANDI DAN MEMBACANYA.

Imas:

            Liat deh, Andi enggak naik kelas.

SEMUA MURID TERTAWA DAN MENGEJEK MEREKA. DATANG USTADZAH MENENANGKAN SUASANA.

Ustadzah:

            Udah kalian berhenti ngejek Andi, Bono dan Lintang. Enggak baik mengejek teman itu.

Serentak:

            Maaf ustadzah.

Ustadzah:

            Andi, Bono, Lintang. Semua perbuatan di dunia ini akan mendapatkan balasannya. Kalau kalian berbuat baik, Allah akan membalas dengan kebaikan juga. Namun jika kalian melakukan hal yang buruk, kalian juga akan mendapatkan balasan yang buruk juga. Maka segeralah meminta maaf dan bertobat. Allah masih sayang sama kalian, karena membalas perbuatan kalian langsung di dunia. Karena kalau kalian dibalas di akhirat, balasannya akan lebih berat dan kekal.

Andi:

            Iya ustadzah, kami menyesal. Kami minta maaf ya sudah nakal dan enggak nurut sama ustadzah selama sekolah.

Bono:

            Kami juga minta maaf ya ke temen-temen kalau kami selalu nakal ke kalian, suka gangguin kalian.

Lintang:

            Iya maafin ya temen-temen. Kami janji akan jadi lebih baik ke depannya.

Ustadzah:

            Sebagaimana Allah yang maha pemaaf, kalian sebagai hambanya juga harus saling memaafkan ya. Kita doakan semoga Andi, Bono dan Lintang bisa berubah jadi lebih baik. Dan kita harus memberikan dukungan dan semangat ke Andi, Bono dan Lintang ya. Ayo semuanya salaman dan menyemangati.

SEMUA MURID BERKUMPUL KE ANDI, BONO DAN LINTANG. MEMBERIKAN SEMANGAT DAN MEMELUK HANGAT. ANDI, BONO DAN LINTANG JUGA BERMAAFAN DENGAN SEMUA MURID.

SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages

SoraTemplates

Best Free and Premium Blogger Templates Provider.

Buy This Template