Selasa, 11 Agustus 2026

Puisi "Siklus-siklus" oleh Fajarmana

 Siklus-siklus

Fajarmana



Lihat, aku sudah kembali tumbuh, setelah berkali kali aku jatuh, terinjak dan patah..

Iya, selama ini tanpa ada yang memberi pupuk, tanpa disiram, tanpa ditemani..

Aku ternyata bisa tumbuh kembali menjadi dahan yang kokoh..

Dan kurasa bisa mengakhiri siklus itu..

 

Aku kini berbuah, terlalu matang buahnya, butuh dipetik...

Aku ragu, "apakah perlu dipetik?"

Karna mungkin bisa jadi aku kembali patah saat dinaiki..

Namun, tak sedap juga dipandang jika buahku membusuk di ranting..

 

Akhirnya kau datang, petani hebat, petani ramah, dan menawari bantuan untuk bersedia memetik buahku..

Antara yakin dan tidak yakin, aku mengizinkan mu..

Tapi belum sempurna kau meraih buah, aku menyuruhmu berhenti..

Aku takut, benar benar dihantui masa lalu, takut kembali patah, dan kembali pada siklus yang mematikan itu..

 

Serang, 24 Februari 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages

SoraTemplates

Best Free and Premium Blogger Templates Provider.

Buy This Template