Siklus-siklus
Fajarmana
Lihat, aku sudah kembali tumbuh, setelah berkali kali aku
jatuh, terinjak dan patah..
Iya, selama ini tanpa ada yang memberi pupuk, tanpa disiram,
tanpa ditemani..
Aku ternyata bisa tumbuh kembali menjadi dahan yang kokoh..
Dan kurasa bisa mengakhiri siklus itu..
Aku kini berbuah, terlalu matang buahnya, butuh dipetik...
Aku ragu, "apakah perlu dipetik?"
Karna mungkin bisa jadi aku kembali patah saat dinaiki..
Namun, tak sedap juga dipandang jika buahku membusuk di
ranting..
Akhirnya kau datang, petani hebat, petani ramah, dan
menawari bantuan untuk bersedia memetik buahku..
Antara yakin dan tidak yakin, aku mengizinkan mu..
Tapi belum sempurna kau meraih buah, aku menyuruhmu
berhenti..
Aku takut, benar benar dihantui masa lalu, takut kembali
patah, dan kembali pada siklus yang mematikan itu..
Serang, 24 Februari 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar